Antara Ada dan Tiadanya Orang Tua

Saat kutannya tentang hubungan dengan orang tuanya, senyum tipis dibibirnya dengan mata sedikit menyipit diiringi sedikit tingkah berbeda pertanda suatu kesedihan dalam kehidupan batin duniawinya. Dan setelahnya, dia hanya terdiam membungkam.  Aku harus mengulangi pertanyaan yang sama untuk kedua kalinya. “Kalau ibuku, aku tak tahu, karena sejak kecil aku tak pernah bertemu dengannya”. Sontak aku sedikit merasakan kepiluan dalam perasaanya. “Sedangkan bapakku, hidupnya dilaut”. Aku masih bingung dengan jawabanya, karena takut membuatnya bersedih atas realitas dalam kehidupanya, aku hanya diam dan mengalihkan pembicaraan untuk melebur kesedihanya.

M,A adalah contoh figur perempuan tangguh masa kini yang kutemui dengan segala haru-biru kehidupanya. Salah satu mahsiswa Ujung Jawa Timur ini menikmati kehidupanya sebagai perempuan-perempuan  modern dan ber Intelektualitas tinggi. Meskipun dalam Sikologisnya mengalami kehampaan kasih sayang akibat tak dijumpainya wujud dan rasa kasih sayang seorang ibu.

Hidup didunia sangatlah dinamis, tak bisa disimpulkan dengan pemikiran secara Rasionalitas. Setiap manusia selalu mencita-cita kan kebahagiaan keluarga, meskipun secara materi tak terpenuhi, masa bodoh, asalkan tetap bersama dengan orang-orang yang menyayangi kita, termasuk kedua orang tua dan saudara-saudara kita.

Tak perlu sedu sedan, asalkan kasih sayang orang tua selalu bersama. Mereka adala investasi yang sangat berharga melebihi investasi saham Unilever. Ibu yang mengajari akan nilai-nilai kesopanan dan feminisme sedangkan ayah mengajarkan keberanian yang bertanggung jawab. Mereka saling bersinergi dalam membentuk karakter yang bernilai sama dengan ajaran agama dan Pancasila.


Bersyukur adalah hal utama yang kita dedikasikan atas pemberian anugerah yang tiada ukurannya oleh yang Maha Kuasa. Bersyukurlah kita jika orang tua masih ada dan selalu memberikan kasih sayang bahkan pengorbananya untuk kita, walaupun mereka sedikit “gatheli”, itu adalah sebuah inovasi orang tua dalam menyalurkan aspirasinya kepada kita sebagai Mutiara Hatinya. Tetaplah semangat kawan.(santoza)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »